Friday, March 11, 2016

Destinasi Wisata Bahari di Timor Tengah Utara, NTT


Tanjung Bastian

Kabupaten TTU memiliki pantai yang indah di sebelah utara atau yang lebih dikenal dengan nama pantura(pantai utara). Pantai Tanjung Bastian adalah sebuah nama yang diabadikan kira-kira sejak abad ke 16 sebuah tanjung di tepi pantai laut, Kelurahan Humusu C Kecamatan Insana Utara yang menyimpan sejuta cerita masa lalu, dilatarbelakangi deretan gunung-gunung Kolboki dan Bastian. Tempat ini mengisahkan perjalanan manusia dimasa lampau. Pantai Tanjung Bastian berjarak 67 km dari kota Kefamenanu, dan dapat ditempuh ± 1 jam perjalanan dengan menggunakan angkutan umum/pedesaan atau kedaraan roda dua(ojek) ibukota kabupaten TTU. Para wisatawan dapat menikmati pantai yang masih asli dengan panorama alam pantai yang indah, jurang karang, pasir putih, pepohonan bakau yang dihuni kelelawar dan kawanan kera. Kini Selain dijadikan sebagai objek wisata Tanjung Bastian juga di jadikan sebagai tempat atau arena menggelarkan event-event olahraga seperti pacuan kuda. Jalur pacuan kuda yang ada di Tanjung Bastian merupakan jalur pacuan yang paling indah paling bagus di seluruh Indonesia



 Pantai Wini


Pantai Wini terletak Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berjarak ±65 km dari kota kefamenanu. Dapat dijangkau dengan kendaraan umum, motor ojek atau rental mobil dengan waktu tempuh ± 1jam lebih. Tempat ini merupakan objek wisata pantai yang masih alami dengan hamparan pasir putih yang asri dan udara pantai yang begitu sejuk.  
Banyak wisatawan yang berkunjung baik dari kota kefamenanu maupun dari luar. Didekat pantai wini juga terdapat Pelabuhan Wini dan Pantai Tanjung Bastian. Pantai wini merupakan salah satu objek wisata alam yang menjadi andalan Kabupaten TTU.




















Sumber : http://tourism.nttprov.go.id

Destinasi Wisata Bahari di Timor Tengah Selatan, NTT



Pantai Oetune

Pantai Oetune memiliki sedikit keunikan. Menurut beberapa pengunjung yang datang di sana, Pantai Oetune lebih baik daripada Pantai Kuta di Bali dan Pantai Senggigi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bedanya, Pantai Kuta dan Senggigi sudah sangat terkenal karena dikelola secara profesional. Sementara Pantai Oetune di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan masih dibiarkan alami. Untuk sampai ke Pantai Oetune, dibutuhkan waktu lebih kurang 2,5 jam perjalanan dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pantai Oetune merupakan pantai selatan. Untuk menuju lokasi itu, pengunjung harus melintasi jalur lintas selatan yang diresmikan Presiden Soeharto awal 1990-an. Kondisi jalan yang mulus dan lebar memudahkan siapa saja bisa sampai ke lokasi wisata yang belum lama terkuak ke publik itu. Memasuki gerbang menuju Pantai Oetune, tampak beberapa lopo (rumah khas warga Kabupaten TTS) berjejer rapi di antara pohon lontar dan kasuari (casuarina equasetifolia). Jumlahnya lebih kurang 7–9 lopo dengan satu lopo induk di tengah.

Di belakang deretan lopo terdapat pohon lontar yang niranya belum digarap. Sementara itu, di sepanjang batas pantai berdiri pohon kasuari yang diperkirakan berusia belasan hingga puluhan tahun. Dilihat dari posisinya, pohon itu tidak tumbuh alamai, namun ditanam masyarakat setempat. Pohon-pohon itu tumbuh rapi berjarak enam meter hingga delapan meter.

Di antara pohon-pohon kasuari itu, pemerintah setempat menempatkan bangku-bangku yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk duduk sambil memandangi luasnya pantai selatan. Sementara itu, di antara lopo dan rimbunnya pohon lontar tumbuh rumput hijau. Di lokasi objek wisata itu juga dibangun sarana MCK (mandi, cuci, dan kakus) permanen dan terdapat satu unit sumur air tawar. Sayang, tidak ada petugas yang menjaga sehingga MCK itu tidak terawat. Pemkab setempat mungkin belum berpikir untuk menarik PAD dari objek wisata tersebut sehingga tempat itu dibiarkan apa adanya.

Anda yang baru pertama ke lokasi wisata itu jangan lupa untuk membawa perbekalan yang cukup. Sebab, di objek wisata itu belum ada warung. Yang ada hanya kelapa yang dijajakan warga setempat dan juga jagung goreng yang dijajakan anak-anak yang tinggal tidak jauh dari lokasi wisata itu. Ada juga kios-kios kecil yang menjajakan sejumlah makanan instan.

Di Oetune hanya jual kelapa muda. Anak-anak yang bawa jagung goreng untuk dijual. Kalau mau cari warung, harus keluar lagi ke jalan besar (trans-Kolbano, Red),’’ ungkap Petrus, salah seorang penjual kelapa di lokasi itu. Menurut dia, setiap akhir pekan banyak orang yang mengunjungi pantai tersebut. Masyarakat yang datang, tambah Petrus, mengaku senang karena pantainya bagus. Gulungan ombaknya susul-menyusul empat kali dalam semenit semakin membuat pantai tersebut tidak bisa dilupakan. Pasirnya pun putih halus dan nyaman sekali waktu ditapaki.

Tidak cuma itu, Pantai Oetune meliki sedikit keunikan. Di pasir yang membentang, terdapat corak seperti orang membatik yang terbentuk dari butir-butir pasir.

Para pengunjung yang datang penasaran dengan corak itu, mereka sampai-sampai menunduk dan mengamati apa yang membentuk corak tersebut. Maklum, corak yang ada bukan hanya satu atau dua, tapi bersebar di sepanjang pantai. Untuk Pemkab TTS juga Pemerintah Kecamatan Kualin, objek wisata tersebut adalah aset berharga yang bisa mendatangkan banyak uang. Bergantung bagaimana mengelolanya.

Pantai ini masih sangat asri dan alami dan pantai landai berpasir putih sepanjang puluhan km, dengan gulungan ombak 4-7 gulungan yang cocok untuk selancar dan saat ini sudah banyak wisatawan baik dari Kabupaten TTS maupun dari luar. Dan pada akhir pekan maupun liburan banyak dikunjungi wisatawan atau sekedar rekreasi keluarga saat ini dipantai Oetune sudah dibangun fasilitas-fasilitas pendukung seperti lopo-lopo atau pondok berteduh. Pantai Oetune berjarak 70 km arah Selatan Kota Soe dan dapat ditempuh ± 1,5 jam dengan menggunakan mobil rental, angkutan pedesaan maupun motor ojek.




Pantai Kolbano






Pantai kolbano merupakan salah satu objek wisata pantai yang cukup indah yang di punyai kabupaten TTS maupun provinsi NTT. Dimana pantai ini masih sangat asri dan alami dan menyajikan pesona pantai yang sangat indah dan pantai ini terkenal dengan kerikil seribu warna dimana banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk mengambil kerikil berwarna untuk dipakai menghiasi rumah maupun taman. 
 
Saat ini kerikil berwarna ini sudah sangat terkenal dan sudah dieksploitasi dan sudah dikirim keberbagai daerah. Tetapi banyak wisatawan yang tidak bisa menikmati atau mandi di pantai kolbano disebabkan arus atau gelombang yang cukup besar dan kedalamannya yang cukup curam.
Dipantai kolbano juga terdapat sebuah bongkahan batu besar berbentuk seperti kepala singa atau kepala manusia yang disebut Fatu Un dan menjadi keunikan tersendiri. Pantai Kolbano berjarak ± 80 km arah selatan Kota Soe dan dapat ditempuh ± 1,5 jam s/d 2 jam dengan menggunakan angkutan umum, rental mobil maupun motor ojek.



Sumber : http://tourism.nttprov.go.id

Destinasi Wisata Bahari di Sumba Timur, NTT



Pantai Londa Lima

Pantai Londa Lima juga sering disebut Pantai Kuta yang artinya sirih, karena terletak di Desa Kuta. Pantai pasir putih yang pada hari libur sangat ramai dikunjungi masyarakat lokal sebagai tempat rekreasi, berjemur dan memancing, anda juga dapat membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal. Dilokasi pantai Londa Lima juga merupakan tempat Hamayang (Upacara adat Marapu). terletak di Desa Kuta, sekitar 12 Km dari Kota Waingapu.



Pantai Katundu


Pantai Katundu terletak di Desa Praimadita, Kecamatan Karera. Berada pada posisi sejajar dengan pantai Waihungu namum terpisah oleh barisan pegunungan. Dengan pesona pantai selatan yang terkenal ganas, tidak berarti pantai ini tidak ramah. Justru dari sinilah titik jalur transportasi ke pulau salura dan mengkudu berada. Pada hari jumat setiap minggunya, di pantai ini diadakan pasar tradisional yang mana penduduk dari pulau salura menjual barang dagangannya terutama hasil laut. Terletak di Desa Praimadita, Kecamatan Karera, sekitar 162 Km dari Kota Waingapu.



Pantai Walakiri


Pantai Walakiri terletak di Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai. Wisata Pantai Sangat bagus dijadikan tempat rekreasi maupun bersantai serta menikmati matahari terbit (Sunrise). Terletak di Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, sekitar 24 Km dari Kota Waingapu.







Pantai Kalala


Pantai berpasir putih dengan ombak yang berkejaran menjadikan pantai Kalala sebagai tempat yang menyenangkan bagi wisatawan. Pantai yang langsung berhadapan dengan laut lepas ini menjanjikan kenikmatan tersendiri bagi para peselancar dan penyelam maupun bagi yang hanya sekedar menikmati panorama alam pantai dan gunung.
Hanya ditempat ini anda akan melihat ikan merlin yang merupakan potensi untuk dikembangkan sebagai lomba mancing. Di obyek ini terdapat enam home stay Jarak 124 Km dari Kota Waingapu.



Pantai Parunu


Pantai Parunu terletak di Desa Lainjanji, Kecamatan Wulla Waijelu. Tebing tinggi yang terbentuk dari susunan beberapa jenis batu memberi pesona tersendiri saat mengunjungi pantai watu parunu, Seakan siap menantang kerasnya arus pantai selatan..
Saat air bergerak surut, anda dapat mendekati areal tebing melalui celah batu alam yang oleh penduduk setempat disebut watu parunu. Terletak di Desa Lainjanji, Kecamatan Wulla Waijelu, sekitar 162 Km dari Kota Waingapu



Pantai Tarimbang






Pantai Tarimbang terletak di Desa Tarimbang, Kecamatan Tabundung. Pantai pasir putih setengah lingkaran dengan lautnya yang indah. Pantai yang terletak di bagian selatan pulau ini dikagumi oleh wisatawan dengan berjemur diri diatas pasir, juga cocok untuk renang dan menyelam serta bermain selancar atau ski air dan pada musim panas dapat melakukan surfing.
Di obyek wisata ini anda dapat menikmati gulungan ombak sembilan tingkat. Dikiri kanan teluk berdiri tebing yang tinggi bagaikan pintu gerbang (gapura). terletak di Desa Tarimbang, Kecamatan Tabundung dengan jarak sekitar 120 Km dari Waingapu.



Pantai Tawui


Pantai Tawui terletak di Desa Praimadita, Kecamatan Karera. Berada pada posisi sejajar dengan pantai Waihungu namum terpisah oleh barisan pegunungan. Dengan pesona pantai selatan yang terkenal ganas, tidak berarti pantai ini tidak ramah. Justru dari sinilah titik jalur transportasi ke pulau salura dan mengkudu berada.
Pada hari jumat setiap minggunya, di pantai ini diadakan pasar tradisional yang mana penduduk dari pulau salura menjual barang dagangannya terutama hasil laut. Terletak di Desa Praimadita, Kecamatan Karera, sekitar 162 Km dari Kota Waingapu.



Pantai Puru Kambera







Pantai Puru Kambera terletak di Desa Mondu Kecepatan Haharu. Setelah satu jam perjalanan dari Waingapu, anda akan menikmati keindahan pantai yang sangat menakjubkan untuk rekreasi/bersantai, menyelam, berolahraga dan kegiatan lainnya. Obyek ini terletak di Desa Mondu, Kecamatan Haharu yang jaraknya sekitar 26 Km dari Waingapu. Aktifitas yang dapat dilakukan : foto, berenang, piknik, berjemur. Infrastruktur jalan dari kota Waingapu menuju lokasi cukup bagus dengan jalan yang sudah beraspal. Fasilitas pendukung seperti MCK, lopo dan tempat sampah belum tersedia. Penunjuk arah menuju lokasi belum ada, namun tidak sulit untuk mencari objek wisata tersebut karena tempatnya sangat populer.



Pulau Mangkudu


Pulau ini terletak di Kecamatan Karera. Berjarak 150 Km dari Kota Waingapu. Aktifitas yang dapat dilakukan di pualu ini antara lain beroto, memancing, diving dan bermain air.
Akomodasi yang tersedia berupa home stay yang dapat disewa oleh wisatawan.
Untuk akses ke pulau ini menggunakan sarana transportasi umum (Truk) menuju pantai katundu kemudian dilanjutkan dengan menggunakan boat.





Pulau Salura


 Pulau ini terletak di Desa Salura Kecamatan Karera. Berjarak 150 Km dari Kota Waingapu.
Aktifitas yang dapat dilakukan antara lain berfoto, memancing, diving dan bermain air. Namu akomodasi belum tersedia di sekitar destinasi wisata dan penginapan terdekat berada di tarimbang.
Untuk mencapai pulau ini, teredia sarana transportasi umum (Truk) ke pantai katundu kemudian dilanjutkan dengan boat ke pulau salura.









Pantai Waihungu


Wisata pantai yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia ini, memiliki pesona tersendiri. Tebing tinggi pada sisi barat pantai, Bentangan pasir yang bersih dan luas serta burung camar yang mengintai ikan – ikan dalam gulungan ombak siap menyambut siapa saja yang berkunjung.
Dari tempat ini, kita dapat menikmati pemandangan pulau salura dan mengkudu yang merupakan pulau terluar pada bagian selatan wilayah Republik Indonesia. Terletak di Desa Praimadita, Kecamatan Karera, sekitar 162 Km dari Kota Waingapu dan dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor.

 Sumber : http://tourism.nttprov.go.id