Monday, February 15, 2016

Taman Nasional Sebangau



Taman Nasional Sebangau merupakan salah satu Taman Nasional yang terletak di Kalimantan Tengah, Indonesia. Posisinya di antara Sungai Sebangau dan Sungai Katingan. Secara administratif terletak di Kabupaten Katingan, Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya di provinsi Kalimantan Tengah. Taman nasional ini di sahkan oleh Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 423/Menhut-II/2004 tanggal 19 Oktober 2004.
Luas dan kekayaan
Perubahan fungsi kawasan  hutan  pada  kelompok  hutan sebangau seluas 568.700 hektar terdiri dari hutan produksi seluas 510.250 (lima ratus sepuluh ribu dua ratus lima puluh)  hektar dan hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 58.450 hektar terletak di kabupaten Katingan, kabupaten Pulang Pisau dan kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi Taman Nasional Sebangau.
Taman nasional ini merupakan perwakilan ekosistem rawa gambut yang relatif masih utuh dengan karakteristik ekosistem yang unik ditinjau dari jenis tanah, topografi, hidrologi, flora dan fauna, yang memiliki keanekaragaman hayati flora dan fauna yang tinggi.
Flora
Taman Nasional Sebangau memiliki keindahan danau alami, dengan 808 jenis flora diantaranya jenis yang dilindungi seperti ramin (gonystilus bancanus), jelutung (dyera costulata), dan belangeran (shorea belangeran).
Jenis-jenis flora yang tumbuh di areal rawa gambut TNS sangatlah spesifik dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi baik dari hasil kayunya maupun hasil non-kayu seperti getah-getahan, rotan, obat-obatan dan lain sebagainya. Beberapa contoh jenis kayu komersil tinggi seperti Ramin (Gonystylus bancanus), Meranti Jawa (Shorea pauciflora, Shorea tysmanniana, S.uluginosa), Jelutung (Dyera lowii), Nyatoh (Palaquium spp), Bintangur (Calophyllum spp), Kapur Naga (Calophyllum macrocarpum) dan lain-lain.
Fauna
Di lingkungan Taman Nasional Sebangau hidup 15 jenis mamalia, 182 jenis burung, dan 54 spesies ular diantaranya termasuk jenis dilindungi, merupakan habitat satwa orangutan (pongo pygmaeus) dengan kelimpahan populasi sebanyak 6.200 ekor, bekantan (nasalis larvatus), memiliki bentang alam asli, dan atraksi kehidupan berbagai jenis burung di habitat aslinya seperti burung bangau tong-tong (leptoptilus javanicus);
Ancaman

  • Beberapa ancaman yang ada terhadap Taman Nasional Sebangau antara lain:
  • Pembalakan liar
  • Kerusakan hidrologi dan lahan gambut
  • Kebakaran hutan dan lahan
  • Banjir
  • Pembangunan infrastruktur

Referensi

No comments:

Post a Comment